Seo Services

Muhammadiyah Kecam Candaan Donald Trump soal Nama Mohammad

Oktober 19, 2026

 

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menjadikan nama “Mohammad” sebagai bahan candaan saat berpidato dalam acara kampanye politik di Georgia. Pernyataan tersebut menuai kritik karena dinilai merendahkan dan berpotensi melukai perasaan umat Islam. 

Anwar Abbas: Candaan tersebut menyakitkan umat Islam

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menilai candaan Trump tidak dapat diterima apabila menjadikan nama yang memiliki makna penting bagi umat Islam sebagai bahan ejekan.

Anwar juga menduga pernyataan tersebut berkaitan dengan strategi politik untuk memperoleh dukungan dari kelompok pemilih tertentu di Amerika Serikat. Pandangan tersebut merupakan penilaian Anwar terhadap motif di balik pernyataan Trump. 

Apa yang dikatakan Donald Trump?

Menurut laporan Reuters, Trump melontarkan candaan tersebut ketika membahas Iran dalam pidato kampanye di Dalton, Georgia, pada Jumat, 16 Oktober 2026 waktu setempat.

Trump mengatakan bahwa jika seseorang tidak mengetahui nama orang dari Timur Tengah, ia bisa memanggilnya “Mohammad”. Ia kemudian mengklaim tebakan tersebut memiliki peluang benar sekitar 65 persen dan menyebut dirinya telah menggunakan cara itu selama bertahun-tahun. 

Trump menyampaikan komentar tersebut ketika berkampanye untuk kandidat Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat pada 3 November 2026. Dalam pidato yang sama, ia juga menyindir kepemimpinan Iran. 

Mengapa pernyataan ini menuai kecaman?

Nama Mohammad atau Muhammad memiliki makna religius yang penting bagi umat Islam karena berkaitan dengan Nabi Muhammad SAW. Karena itu, penggunaan nama tersebut sebagai bahan lelucon dalam konteks politik dipandang oleh sejumlah pihak sebagai tindakan yang tidak menghormati sensitivitas keagamaan.

Peristiwa ini kembali memunculkan perdebatan mengenai batas kebebasan berpendapat, tanggung jawab pemimpin publik, serta pentingnya menghormati agama dan kelompok masyarakat yang berbeda.

Sumber berita:  CNN Indonesia 


Sekjen PBB Temui Prabowo, Apresiasi Bantuan Indonesia untuk Palestina

Oktober 19, 2026

 

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kediaman Prabowo di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Guterres menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya terhadap PBB, termasuk bantuan bagi rakyat Palestina serta kontribusi Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia. 

Indonesia mendapat apresiasi dari PBB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Guterres mengapresiasi arah politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo. Ia juga menghargai langkah Indonesia dalam mendukung perdamaian dan membantu rakyat Palestina.

Apresiasi tersebut menunjukkan pentingnya peran Indonesia dalam kerja sama internasional, khususnya melalui diplomasi, bantuan kemanusiaan, dan dukungan terhadap upaya menjaga perdamaian dunia. 

Palestina dan isu global menjadi pembahasan

Menurut keterangan resmi PBB, pertemuan Prabowo dan Guterres turut membahas reformasi sistem multilateral, perkembangan Agenda 2030, serta berbagai persoalan global dan regional, termasuk situasi di wilayah Palestina.

Keduanya juga membahas pentingnya memperkuat komunikasi dan kerja sama internasional untuk menghadapi tantangan global serta mendorong perdamaian dan stabilitas. 

Guterres turut menyampaikan terima kasih atas kontribusi Indonesia dalam mengirimkan personel untuk misi pemeliharaan perdamaian PBB. Ia juga mengapresiasi upaya Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif dan penanganan dampak perubahan iklim. 

Guterres berpamitan menjelang akhir masa jabatan

Pertemuan di Hambalang tersebut juga menjadi kesempatan bagi Guterres untuk berpamitan kepada Prabowo menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Sekretaris Jenderal PBB pada Desember 2026.

Dalam agenda kunjungannya di Indonesia pada Senin, 19 Oktober 2026, Guterres dijadwalkan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Kabupaten Bogor untuk memberikan penghormatan kepada 50 prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas bersama pasukan penjaga perdamaian PBB. Ia juga dijadwalkan menyampaikan pidato di Kementerian Luar Negeri RI. 


Sumber berita : CNN Indonesia 


Saham BCA-BRI Anjlok hingga Mentok, IHSG Tertekan Lagi

Oktober 19, 2026

 

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan pada perdagangan Senin (19/10/2026). Pelemahan indeks terjadi bersamaan dengan aksi jual saham-saham unggulan, termasuk saham perbankan berkapitalisasi besar atau big banks yang sejumlah di antaranya menyentuh batas penurunan harian.

Berdasarkan data RTI Business yang dikutip detikFinance, IHSG melemah 5,06% ke level 4.922,80 pada pagi hari. Tekanan juga melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), yang mengalami penurunan hingga menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB). 

Saham BBCA tercatat turun 6,86% ke level Rp4.820 per saham. Sementara itu, saham BBRI melemah 6,82% menjadi Rp2.460 per saham. Penurunan tersebut menambah tekanan terhadap saham-saham perbankan yang sebelumnya juga mengalami koreksi tajam.

Pelemahan turut terjadi pada saham bank besar lainnya. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 5,01% ke level Rp3.220 per saham, sedangkan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 4,04% menjadi Rp2.850 per saham. <Cite refs={["turn779761view0"]}/>


Sentimen MSCI Jadi Perhatian Investor


Salah satu sentimen yang membayangi pergerakan pasar adalah rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari kategori emerging market menjadi standalone market.

MSCI sebelumnya membuka periode konsultasi terkait usulan perubahan tersebut. Kebijakan itu memicu kekhawatiran investor karena perubahan klasifikasi dapat memengaruhi alokasi investasi dana global yang menggunakan indeks MSCI sebagai acuan.

Persoalan transparansi kepemilikan saham, keterbukaan informasi, serta tata kelola pasar modal menjadi sejumlah hal yang disoroti dalam evaluasi tersebut. Investor kini mencermati perkembangan konsultasi dan langkah pembenahan yang dilakukan otoritas pasar modal Indonesia. 


Rupiah dan Data Ekonomi China Ikut Dicermati


Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai IHSG masih berisiko mengalami koreksi. Sebelumnya, MNC Sekuritas memperkirakan level support indeks berada di 5.092 dan resistance di 5.295 untuk perdagangan Senin. Namun, pada pagi hari IHSG telah bergerak di bawah area support tersebut.

Selain perkembangan MSCI, investor juga mencermati tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan rilis data pertumbuhan ekonomi China. Pergerakan ekonomi China menjadi perhatian karena dapat memengaruhi prospek permintaan komoditas dan kinerja sejumlah emiten Indonesia.

Kombinasi sentimen tersebut membuat pelaku pasar bersikap hati-hati, terutama dalam menghadapi volatilitas saham berkapitalisasi besar yang memiliki pengaruh signifikan terhadap pergerakan IHSG. 

Kondisi pasar yang bergejolak menjadi pengingat bagi investor untuk memperhatikan risiko sebelum mengambil keputusan transaksi. Penurunan harga saham tidak secara otomatis menunjukkan perubahan fundamental perusahaan, tetapi investor tetap perlu mengevaluasi kinerja bisnis, valuasi, dan tujuan investasinya.


Sumber: detikFinance

Ilmuwan Temukan Cara Ubah Pasir Gurun agar Bisa Menahan Air Lebih Lama

Oktober 18, 2026

 

JAKARTA – Para ilmuwan mengembangkan metode untuk membuat pasir gurun mampu menahan air lebih lama dengan memanfaatkan serat biologis yang dihasilkan bakteri dan jamur. Teknologi yang disebut living sand atau pasir hidup ini berpotensi membantu mengatasi tantangan pertanian di wilayah kering yang memiliki tanah berpasir.

Penelitian tersebut menjadi perhatian karena pasir biasa cenderung sulit menyimpan air. Air dapat dengan cepat mengalir melalui celah di antara butiran pasir, sehingga kelembapan tanah berkurang dan tanaman kesulitan memperoleh pasokan air yang cukup.

Dalam studi yang melibatkan peneliti dari Khalifa University di Uni Emirat Arab, Empa di Swiss, dan ETH Zurich, para ilmuwan menguji kemampuan mikroorganisme untuk menghasilkan serat yang mengikat butiran pasir. Hasil penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal Carbohydrate Polymers. 


Bakteri dan Jamur Membantu Mengikat Pasir


Para peneliti memanfaatkan bakteri penghasil selulosa bernama Komagataeibacter medellinensis serta dua jenis strain jamur Schizophyllum commune. Mikroorganisme tersebut menghasilkan bahan biologis yang membentuk jaringan serat halus di antara butiran pasir.

Serat yang terbentuk membantu menghubungkan butiran pasir sehingga material menjadi lebih kokoh dan air tidak mengalir secepat pada pasir biasa. Peneliti menyebut material yang dihasilkan melalui proses ini sebagai pasir hidup.

Dalam pengujian laboratorium, pasir yang ditumbuhi serat mikroba mampu mengurangi permeabilitas air sekitar enam kali lipat dibandingkan pasir tanpa perlakuan. Artinya, air mengalir melalui material tersebut jauh lebih lambat.

Peneliti juga menemukan bahwa bakteri menghasilkan struktur yang lebih kuat dibandingkan sampel yang ditumbuhi jamur. Dalam waktu tujuh hari, mereka berhasil membentuk kolom pasir setinggi sekitar enam sentimeter yang dapat dikeluarkan dari cetakan dan dipotong tanpa langsung hancur ketika dimasukkan ke dalam air. 


Lapisan Selulosa Bikin Air Lebih Lambat Meresap


Selain menumbuhkan mikroorganisme langsung di dalam pasir, para ilmuwan menguji metode lain dengan menempatkan lembaran tipis selulosa bakteri di antara lapisan pasir.

Lembaran tersebut berfungsi sebagai penguat yang mengikat struktur material. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode ini mampu mengurangi permeabilitas air hingga sekitar 28 kali lipat dibandingkan pasir tanpa perlakuan.

Dalam demonstrasi kekuatan material, sampel pasir yang diperkuat lembaran selulosa juga mampu menahan beban lebih baik daripada pasir biasa. Sementara itu, pengukuran kemampuan menahan air menunjukkan peningkatan dari sekitar 20,2 persen menjadi 25,5 persen pada sampel yang diberi serat mikroba secara langsung. 

Temuan ini menunjukkan bahwa serat biologis tidak hanya membantu memperkuat struktur pasir, tetapi juga dapat mengubah cara air bergerak melewati material tersebut.


Berpotensi Membantu Pertanian di Wilayah Gurun


Teknologi pasir hidup berpotensi dikembangkan sebagai salah satu pendekatan untuk memperbaiki kondisi tanah berpasir. Jika dapat diterapkan secara efektif, metode ini berpeluang membantu mengurangi kehilangan air serta meningkatkan kestabilan material tanah terhadap erosi.

Selama ini, pertanian di wilayah gurun menghadapi berbagai kendala, mulai dari minimnya curah hujan hingga rendahnya kemampuan tanah berpasir mempertahankan kelembapan. Kondisi tersebut membuat penyiraman harus dilakukan secara cermat agar air tidak terbuang terlalu cepat.

Pemanfaatan bahan biologis juga membuka peluang untuk mengembangkan alternatif pengikat tanah yang dapat terurai secara alami, dibandingkan sebagian bahan sintetis yang digunakan untuk menstabilkan tanah.

Meski demikian, para peneliti belum membuktikan bahwa pasir hidup dapat langsung digunakan secara luas untuk menanam tanaman di gurun. Eksperimen yang dilakukan masih berada pada tahap laboratorium dengan pasokan air dan nutrisi yang dikendalikan.


Masih Perlu Diuji di Lingkungan Nyata


Penerapan teknologi ini masih menghadapi sejumlah tantangan. Pertumbuhan mikroorganisme membutuhkan air, nutrisi, dan oksigen, sedangkan lingkungan gurun umumnya memiliki ketersediaan air yang terbatas.

Selain itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengetahui seberapa lama struktur pasir hidup dapat bertahan menghadapi suhu ekstrem, perubahan kelembapan, paparan sinar matahari, dan kondisi lingkungan gurun yang sesungguhnya.

Para ilmuwan juga perlu menguji apakah material tersebut benar-benar mampu mendukung pertumbuhan tanaman serta seberapa besar kebutuhan air dan biaya yang diperlukan untuk penerapannya.

Dengan hasil awal yang menjanjikan, teknologi pasir hidup menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Namun, pemanfaatannya dalam pertanian skala besar masih memerlukan pengujian tambahan sebelum dapat diterapkan secara luas.


Sumber: CNN Indonesia

BMKG Peringatkan 12 Wilayah Berpotensi Hujan, Waspada Petir dan Angin Kencang

Oktober 18, 2026

 

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin (19/10/2026). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Peringatan tersebut disampaikan di tengah kondisi sebagian besar wilayah Indonesia yang masih mengalami musim kemarau. Meski demikian, dinamika atmosfer dapat memicu pembentukan awan hujan secara lokal sehingga hujan dengan intensitas tinggi tetap berpeluang terjadi di sejumlah daerah. 

Berdasarkan prakiraan BMKG untuk periode 16–22 Oktober 2026, terdapat sejumlah wilayah yang perlu mengantisipasi peningkatan curah hujan. Wilayah tersebut tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan Papua.


Berikut daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan:


Aceh

Sumatra Utara

Sumatra Barat

Riau

Kepulauan Riau

Kalimantan Barat

Kalimantan Tengah

Kalimantan Timur

Papua Barat

Papua Tengah

Papua Pegunungan

Papua


BMKG juga menetapkan status Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Papua Barat Daya, dan Papua pada periode 16–18 Oktober. Sementara itu, potensi angin kencang perlu diwaspadai di Lampung, Banten, dan Jawa Barat. Status tersebut merupakan prakiraan untuk periode yang ditentukan, bukan berarti seluruh wilayah terkait mengalami cuaca ekstrem secara bersamaan. 


Dinamika Atmosfer Picu Potensi Hujan


BMKG menjelaskan bahwa aktivitas gelombang atmosfer, termasuk Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuatorial, dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.

Selain itu, pola pertemuan dan perlambatan angin berpotensi menyebabkan pemusatan massa udara. Suhu permukaan laut yang relatif hangat di beberapa perairan Indonesia juga membantu menyediakan uap air yang dibutuhkan untuk pembentukan awan hujan.

Kombinasi faktor tersebut dapat memicu hujan sedang hingga lebat, bahkan disertai petir dan angin kencang dalam kondisi tertentu. Karena itu, masyarakat tetap perlu memperhatikan peringatan cuaca setempat meskipun wilayahnya sedang mengalami musim kemarau. 


Sebagian Besar Indonesia Masih Kemarau


Di sisi lain, BMKG mencatat sekitar 76 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia masih mengalami musim kemarau pada pertengahan Oktober 2026. Wilayah yang masih banyak terdampak kondisi kering antara lain Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatra bagian selatan, serta sebagian Kalimantan dan Papua.

Kondisi tersebut berkaitan dengan fenomena El Niño berintensitas sangat kuat dan IOD positif yang cenderung mengurangi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah. Minimnya hujan juga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui situs resmi BMKG maupun aplikasi InfoBMKG. Warga yang berada di daerah berpotensi hujan lebat disarankan menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir, mewaspadai genangan, serta berhati-hati ketika berkendara dalam kondisi hujan.


Sumber: CNN Indonesia

Bulan Terus Menyusut, Ilmuwan Ungkap Penyebab dan Risiko Gempa

Oktober 18, 2026

 

JAKARTA – Bulan ternyata masih mengalami perubahan geologis hingga saat ini. Penelitian terbaru mengungkap bahwa satelit alami Bumi tersebut terus menyusut akibat pendinginan bagian dalamnya. Proses ini memicu tekanan pada kerak Bulan hingga membentuk patahan dan berpotensi menimbulkan gempa bulan.

Penelitian yang diberitakan CNN Indonesia pada Minggu (18/10/2026) menyebutkan bahwa ukuran Bulan diperkirakan telah berkurang sekitar 45 meter dalam kurun waktu 400 juta hingga 800 juta tahun terakhir. Penyusutan ini berlangsung sangat lambat, tetapi meninggalkan perubahan nyata pada permukaan Bulan. 


Bagian Dalam Bulan Terus Mendingin


Penyebab utama penyusutan Bulan adalah proses pendinginan interiornya. Ketika terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu, Bulan memiliki bagian dalam yang jauh lebih panas dibandingkan kondisinya sekarang.

Seiring berjalannya waktu, panas dari bagian dalam Bulan dilepaskan secara bertahap ke ruang angkasa. Proses tersebut membuat material di dalamnya mengalami kontraksi atau penyusutan. Akibatnya, kerak Bulan yang relatif kaku harus menyesuaikan diri terhadap perubahan ukuran bagian dalam tersebut.

Tekanan yang muncul dapat menyebabkan batuan mengalami retakan, membentuk patahan, atau bergerak di sepanjang patahan yang telah terbentuk sebelumnya. Perubahan ini menunjukkan bahwa Bulan bukan benda langit yang sepenuhnya pasif, melainkan masih mengalami aktivitas geologis.


Ribuan Patahan Ditemukan di Permukaan Bulan


Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal The Planetary Science Journal pada Oktober 2026 mengungkap lebih dari 10.000 struktur patahan muda di berbagai wilayah Bulan. Temuan tersebut memperkuat pemahaman ilmuwan bahwa proses penyusutan masih memengaruhi kondisi permukaannya. 

Patahan-patahan tersebut terbentuk ketika tekanan akibat kontraksi interior Bulan melampaui kemampuan batuan untuk menahannya. Dalam kondisi tertentu, pergeseran pada patahan dapat menghasilkan aktivitas seismik atau gempa bulan.

Meski demikian, keberadaan patahan tidak berarti seluruh wilayah Bulan selalu mengalami gempa. Aktivitas seismik bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kondisi geologi setempat dan pergerakan batuan di bawah permukaan.


Berpotensi Mengancam Misi Astronot


Aktivitas geologis Bulan menjadi perhatian penting bagi badan antariksa yang merencanakan misi eksplorasi dan pembangunan fasilitas di sana. Gempa bulan berpotensi menimbulkan tantangan bagi wahana pendarat, peralatan penelitian, hingga habitat yang nantinya digunakan astronot.

Berbeda dengan gempa bumi, getaran di Bulan dapat berlangsung lebih lama karena karakteristik struktur dan kondisi internalnya. Karena itu, pemetaan patahan serta pemantauan aktivitas seismik menjadi bagian penting dalam menentukan lokasi yang relatif aman untuk pendaratan dan pembangunan fasilitas.

Kawasan kutub selatan Bulan menjadi salah satu wilayah yang menarik perhatian berbagai misi antariksa. Namun, pemilihan lokasi harus mempertimbangkan kondisi permukaan, paparan radiasi, ketersediaan sumber daya, dan risiko geologis.


Bulan Masih Menyimpan Banyak Misteri


Penemuan ini menambah pemahaman tentang bagaimana satelit alami Bumi berevolusi sejak terbentuk miliaran tahun lalu. Meski ukurannya berkurang secara perlahan, proses tersebut tidak membuat Bulan tiba-tiba menjadi lebih kecil dalam pengamatan sehari-hari.

Bagi manusia di Bumi, penyusutan Bulan tidak menimbulkan ancaman langsung. Dampak yang lebih penting justru berkaitan dengan keselamatan misi eksplorasi antariksa dan upaya ilmuwan memahami aktivitas bagian dalam Bulan.

Dengan teknologi pengamatan yang semakin berkembang, para ilmuwan berharap dapat memetakan patahan dengan lebih rinci serta memperkirakan karakteristik gempa bulan. Informasi tersebut akan membantu merancang misi antariksa yang lebih aman pada masa mendatang.


Sumber: CNN Indonesia

An Se Young Juara Denmark Open, Pecahkan Rekor Gelar Susy Susanti

Oktober 18, 2026

 

ODENSE – Pebulu tangkis tunggal putri Korea Selatan, An Se Young, menorehkan sejarah baru setelah menjuarai Denmark Open 2026. Gelar tersebut membuat An mengoleksi 47 trofi juara sepanjang kariernya dan melewati rekor legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, yang sebelumnya mengumpulkan 46 gelar.

An Se Young memastikan gelar juara setelah mengalahkan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, pada partai final Denmark Open 2026 di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Minggu (18/10/2026). Pertandingan berlangsung ketat selama 1 jam 19 menit sebelum An menang dengan skor 21-23, 21-14, 21-18. 

Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. An harus mengakui keunggulan Akane pada gim pertama dengan skor tipis 21-23. Meski sempat memimpin dalam beberapa fase pertandingan, An gagal mempertahankan keunggulannya hingga gim pembuka berakhir.

Memasuki gim kedua, An bangkit dan berusaha mengambil alih kendali permainan. Ia mampu mengatasi tekanan Akane, memperbaiki ritme permainan, dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-14 untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, persaingan kembali berlangsung sengit. Kedua pemain berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih poin. An akhirnya mampu mengatasi perlawanan Akane dan mengamankan kemenangan 21-18 sekaligus mempertahankan gelar Denmark Open yang diraihnya pada tahun sebelumnya.

Keberhasilan tersebut mengantarkan An melewati catatan Susy Susanti dalam jumlah gelar juara tunggal putri. Susy selama ini dikenal sebagai salah satu ikon terbesar bulu tangkis Indonesia, dengan sederet prestasi internasional, termasuk medali emas Olimpiade Barcelona 1992.

An mencapai rekor baru tersebut pada usia 24 tahun. Pencapaian ini mempertegas konsistensinya di level internasional dan menambah daftar prestasi yang telah diraih sejak memulai karier profesionalnya.

Sepanjang 2026, An juga tampil impresif dengan meraih sembilan gelar individual. Denmark Open menjadi salah satu pencapaian penting dalam musim kompetisinya, setelah ia tampil dominan di berbagai turnamen internasional. 

Dengan usianya yang masih relatif muda, An berpeluang memperpanjang rekor tersebut melalui turnamen-turnamen berikutnya. Ia dijadwalkan melanjutkan persaingan di rangkaian BWF World Tour, termasuk French Open.

Rekor baru An Se Young sekaligus menjadi catatan penting dalam sejarah bulu tangkis dunia. Sementara itu, nama Susy Susanti tetap menjadi bagian penting dari perjalanan bulu tangkis Indonesia berkat prestasi dan kontribusinya dalam mengharumkan nama bangsa.


Sumber: CNN Indonesia

Bahlil Siap Dievaluasi Prabowo Usai Dua Tahun Jabat Menteri ESDM

Oktober 16, 2026

 

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan siap dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto setelah dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih. Ia menegaskan keputusan mengenai kelanjutan jabatan menteri sepenuhnya berada di tangan Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10/2026). Ia mengatakan bahwa evaluasi terhadap menteri merupakan hak prerogatif Presiden karena menteri bertugas membantu kepala negara menjalankan pemerintahan.

Bahlil menegaskan dirinya menyerahkan sepenuhnya penilaian kinerja, termasuk keputusan untuk mengangkat atau memberhentikan anggota kabinet, kepada Prabowo. Menurutnya, kewenangan tersebut telah dijamin oleh konstitusi. 

Pernyataan itu muncul menjelang genap dua tahun pemerintahan Prabowo pada Oktober 2026. Pada momentum tersebut, kinerja para menteri menjadi perhatian, termasuk pelaksanaan program pemerintah di sektor energi dan sumber daya mineral.

Bahlil saat ini mengemban dua jabatan sekaligus, yakni Menteri ESDM serta Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Ia dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi pada 1 Oktober 2026, tetapi tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM. 

Di sektor energi, Kementerian ESDM memiliki tanggung jawab strategis, mulai dari pengelolaan minyak dan gas bumi, pertambangan mineral dan batu bara, hingga pengembangan energi baru dan terbarukan. Kebijakan di sektor ini juga berkaitan dengan ketahanan energi nasional, investasi, dan upaya mendorong hilirisasi sumber daya alam.

Sebelumnya, Bahlil juga menegaskan bahwa pergantian atau reshuffle menteri merupakan kewenangan Presiden. Ia mengaku tidak mengetahui kabar yang menyebut Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, akan menggantikannya sebagai Menteri ESDM. 

Kesiapan Bahlil untuk dievaluasi tidak serta-merta berarti dirinya akan diganti. Hingga pernyataan tersebut disampaikan, belum ada keputusan resmi yang menyatakan bahwa Prabowo akan memberhentikan Bahlil dari jabatan Menteri ESDM.

Dengan menyerahkan keputusan kepada Presiden, Bahlil menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh kepala negara. Evaluasi kabinet selanjutnya akan menjadi kewenangan Prabowo berdasarkan pertimbangan dan kebutuhan pemerintahan.


Sumber: CNN Indonesia, ANTARA

Kadin Minta MSCI Objektif Menilai Pasar Modal Indonesia

Oktober 16, 2026

 

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta Morgan Stanley Capital International (MSCI) menilai pasar modal Indonesia secara objektif, transparan, dan proporsional. Permintaan tersebut muncul setelah MSCI membuka konsultasi terkait usulan perubahan status pasar saham Indonesia dari kategori pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan penilaian terhadap pasar modal nasional seharusnya mempertimbangkan persoalan yang masih ada sekaligus kemajuan reformasi yang telah dilakukan pemerintah dan otoritas terkait.

Menurut Anindya, Kadin menghormati independensi MSCI sebagai penyedia indeks global. Namun, ia meminta lembaga tersebut menjelaskan dasar penilaian dan memastikan proses evaluasi dilakukan secara konsisten serta berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Kadin juga mempertanyakan waktu pembukaan konsultasi perubahan klasifikasi tersebut. MSCI memulai konsultasi pada 15 Oktober 2026 waktu New York, atau 16 Oktober waktu Indonesia, sebelum peninjauan indeks November 2026 yang sebelumnya menjadi acuan untuk mengevaluasi perkembangan reformasi pasar modal Indonesia.

MSCI sebelumnya menyampaikan kekhawatiran mengenai transparansi struktur kepemilikan saham, konsentrasi kepemilikan, serta dugaan praktik perdagangan terkoordinasi. Lembaga tersebut menilai masih diperlukan bukti perbaikan tata kelola dan fungsi pasar yang berkelanjutan sebelum mempertimbangkan kembali klasifikasi Indonesia. 

Apabila usulan perubahan status tersebut diterapkan, saham Indonesia akan dikeluarkan dari kelompok indeks MSCI untuk pasar berkembang. Kondisi ini berpotensi mendorong investor global menyesuaikan portofolio mereka dan menimbulkan tekanan terhadap arus modal serta valuasi saham domestik.

Tekanan pasar terlihat pada perdagangan Jumat (16/10/2026), ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 11,57% ke level 5.185,10. Pergerakan tajam tersebut terjadi di tengah kekhawatiran investor terhadap prospek klasifikasi pasar modal Indonesia. 

Meski demikian, Kadin menegaskan bahwa persoalan tata kelola tetap perlu ditangani. Transparansi kepemilikan saham, keterbukaan informasi, jumlah saham yang tersedia untuk publik (free float), akses investor, dan integritas pembentukan harga merupakan aspek penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar.

Kadin juga menyatakan mendukung langkah reformasi yang dilakukan otoritas pasar modal, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Organisasi dunia usaha tersebut berharap perbaikan dilakukan secara konsisten sehingga kualitas dan daya saing pasar modal Indonesia semakin kuat.

Sementara itu, MSCI menyatakan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi akan berlangsung hingga 30 April 2027. Keputusan final dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027. Dengan demikian, perubahan status Indonesia belum menjadi keputusan final dan masih bergantung pada hasil konsultasi serta perkembangan perbaikan pasar. 


Sumber: CNN Indonesia

Rupiah Tembus Rp18 Ribu, Ini Strategi Investasi Valas yang Perlu Dicermati

Oktober 16, 2026

 

JAKARTA – Nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) membuat investasi valuta asing (valas) kembali menjadi perhatian masyarakat. Kondisi ini mendorong investor untuk mempertimbangkan dolar AS sebagai salah satu instrumen diversifikasi aset di tengah ketidakpastian pasar keuangan.

Pada pembukaan perdagangan Jumat (16/10/2026), rupiah melemah 83 poin atau 0,46% ke level Rp18.021 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.938 per dolar AS. Tekanan tersebut terjadi di tengah meningkatnya sentimen risk-off global yang mendorong investor mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman. 

Meski demikian, investasi valas tidak selalu menghasilkan keuntungan. Penguatan dolar terhadap rupiah memang dapat meningkatkan nilai simpanan dolar ketika dikonversi kembali ke rupiah, tetapi pergerakan kurs bisa berubah sewaktu-waktu. Investor juga perlu memperhitungkan selisih kurs jual dan beli serta biaya transaksi.

Salah satu strategi yang dapat dipertimbangkan adalah membeli valas secara bertahap, bukan langsung menempatkan seluruh dana pada satu waktu. Cara ini membantu mengurangi risiko membeli dolar ketika harganya sedang berada di level tinggi. Pembelian berkala juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing investor.

Strategi berikutnya adalah menentukan tujuan kepemilikan dolar. Valas dapat digunakan untuk kebutuhan masa depan dalam mata uang asing, seperti biaya pendidikan di luar negeri, perjalanan, atau pembayaran internasional. Jika tujuan investasinya hanya mencari keuntungan dari perubahan kurs, investor perlu menyadari bahwa hasilnya sangat bergantung pada pergerakan nilai tukar.

Diversifikasi juga penting agar dana tidak seluruhnya bergantung pada dolar AS. Investor dapat membagi aset sesuai kebutuhan dan profil risiko, misalnya dengan tetap memiliki dana darurat dalam rupiah serta mempertimbangkan instrumen investasi lain untuk tujuan jangka panjang.

Selain itu, masyarakat perlu membandingkan kurs jual dan kurs beli dari bank atau penyedia layanan valas resmi sebelum melakukan transaksi. Selisih kedua kurs tersebut dapat mengurangi keuntungan, terutama jika pembelian dan penjualan dilakukan dalam waktu singkat.

Tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi perkembangan pasar keuangan global dan domestik. Bank Indonesia menyatakan terus melakukan intervensi melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF), transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas nilai tukar. 

Di tengah kondisi tersebut, investor sebaiknya tidak membeli dolar semata-mata karena khawatir rupiah akan terus melemah. Keputusan investasi perlu didasarkan pada tujuan keuangan, jangka waktu, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan menanggung risiko perubahan kurs.

Dengan perencanaan yang matang, valas dapat menjadi salah satu bagian dari strategi diversifikasi portofolio. Namun, bagi investor yang berorientasi jangka panjang, disiplin dalam mengelola risiko dan menjaga diversifikasi tetap menjadi hal penting.


Sumber: CNN Indonesia dan ANTARA.

Dubes Saudi Tuduh Houthi Sengaja Sasar Fasilitas Sipil dan Ekonomi

Oktober 16, 2026

 

JAKARTA – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, menuding kelompok Houthi sengaja menargetkan fasilitas sipil dan infrastruktur ekonomi di Arab Saudi. Riyadh menilai rangkaian serangan tersebut mengancam keselamatan masyarakat sekaligus memperburuk situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Faisal menyampaikan tuduhan itu dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Jumat (16/10/2026). Ia menyebut eskalasi militer Houthi telah menimbulkan dampak terhadap kehidupan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kondisi kemanusiaan di Yaman. 

Menurut Faisal, serangan yang menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone tidak hanya mengancam wilayah Arab Saudi, tetapi juga menyasar fasilitas publik yang digunakan masyarakat. Sejumlah bandara, termasuk Bandara Abha dan Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh, disebut terdampak dalam rangkaian serangan tersebut. 

Saudi juga menyoroti dugaan serangan yang dikaitkan dengan Houthi terhadap Makkah dan Madinah. Kedua kota tersebut merupakan tempat berdirinya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, sehingga isu keamanan di kawasan itu memiliki sensitivitas tinggi bagi umat Islam di seluruh dunia.

Faisal mengatakan tindakan yang disebut menyasar dua kota suci tersebut melukai perasaan umat Muslim, termasuk masyarakat Indonesia. Pemerintah Arab Saudi mengecam keras serangan yang dinilai mengancam keamanan warga dan pengunjung tempat-tempat suci. 

Selain berdampak pada fasilitas sipil, ketegangan juga menimbulkan kekhawatiran terhadap jalur perdagangan internasional. Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan perdagangan antara kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Gangguan keamanan di wilayah tersebut berpotensi menghambat pengiriman barang serta meningkatkan risiko bagi kapal-kapal komersial. 

Faisal menegaskan bahwa Arab Saudi telah berupaya mendorong penyelesaian politik untuk mengakhiri konflik Yaman. Namun, menurutnya, serangan yang terus berlanjut menjadi hambatan bagi upaya diplomatik tersebut. Riyadh menyatakan tetap mendukung pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional.

Di sisi lain, tuduhan mengenai sasaran dan pihak yang bertanggung jawab atas setiap serangan perlu dilihat berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi secara independen. Konflik Yaman melibatkan sejumlah pihak dengan kepentingan berbeda, sehingga pernyataan dari pihak-pihak yang bertikai perlu dibedakan dari fakta yang telah dikonfirmasi.

Ketegangan terbaru ini kembali menyoroti risiko konflik Yaman terhadap keselamatan warga sipil, stabilitas kawasan, dan kelancaran perdagangan internasional. Upaya diplomatik dinilai tetap menjadi salah satu jalur penting untuk mencegah eskalasi lebih luas.


Sumber: CNN Indonesia, detikNews

Saudi Tuduh Houthi Targetkan Makkah-Madinah, Picu Ketegangan

Oktober 16, 2026

 

RIYADH – Arab Saudi menuduh kelompok Houthi asal Yaman berupaya menyerang wilayah Makkah dan Madinah, dua kota suci umat Islam. Saudi menilai dugaan serangan tersebut sebagai tindakan provokatif yang dapat memicu kemarahan umat Islam di berbagai negara.

Tuduhan itu kembali mencuat di tengah meningkatnya konflik antara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi dan kelompok Houthi. Saudi menyebut sejumlah insiden serangan yang dikaitkan dengan kelompok tersebut mengancam keamanan wilayahnya, termasuk kawasan yang memiliki nilai penting bagi umat Islam.

Salah satu insiden terbaru terjadi pada 15 Oktober 2026. Koalisi militer pimpinan Saudi menyatakan berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di wilayah Madinah. Namun, koalisi tidak langsung menyebut pihak yang bertanggung jawab atas peluncuran rudal tersebut.

Kelompok Houthi membantah terlibat dalam serangan itu. Mereka menegaskan tidak menargetkan Madinah maupun Makkah, serta sebelumnya menyatakan bahwa operasi militer mereka ditujukan ke sasaran lain di Arab Saudi.

Sebelumnya, koalisi pimpinan Saudi juga menuduh Houthi menyerang fasilitas distribusi listrik Taibah di Madinah pada akhir September. Fasilitas tersebut memasok listrik ke Masjid Nabawi. Menurut Saudi, serangan itu menyebabkan satu transformator tidak beroperasi, tetapi tidak mengganggu jaringan listrik secara keseluruhan.

Houthi membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai klaim yang tidak berdasar. Kelompok itu juga menolak tuduhan Saudi terkait dugaan serangan ke wilayah Makkah.

Perselisihan ini menambah ketegangan dalam konflik Yaman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Arab Saudi mendukung pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional, sementara Houthi menguasai Sanaa dan sejumlah wilayah di bagian utara negara tersebut.

Dugaan serangan yang dikaitkan dengan Makkah dan Madinah turut menjadi perhatian negara-negara Muslim karena kedua kota tersebut merupakan tempat berdirinya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Situasi keamanan yang memburuk juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan jemaah umrah dan pelancong yang berada di Arab Saudi.

Meski demikian, tuduhan mengenai keterlibatan Houthi masih dibantah oleh kelompok tersebut. Karena itu, klaim pihak-pihak yang bertikai perlu dibedakan dari fakta serangan yang telah dikonfirmasi secara independen.


Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.