Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan dilakukan menggunakan rudal presisi dan pesawat nirawak (drone) yang diarahkan ke fasilitas komando lawan. Iran menegaskan operasi itu merupakan bentuk pembalasan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas serangan terhadap kepentingan negaranya.
Ketegangan di Timur Tengah memang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat telah memicu aksi saling serang di sejumlah negara, termasuk Suriah, yang selama ini menjadi salah satu wilayah dengan keberadaan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Iran.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akibat serangan tersebut. Pihak yang menjadi sasaran juga belum memberikan tanggapan terkait klaim Iran.
Para pengamat menilai aksi terbaru IRGC berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan. Serangan balasan semacam ini dikhawatirkan memicu eskalasi konflik yang lebih luas, terutama ketika hubungan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat masih berada dalam kondisi sangat tegang.
Sumber: CNN Indonesia
