Menurut laporan media pemerintah Iran, pertemuan itu berlangsung pada akhir Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Pezeshkian dan Mojtaba membahas berbagai persoalan penting yang tengah dihadapi Iran, termasuk kondisi militer, perekonomian, penggunaan energi, pengelolaan nilai tukar, serta hubungan ekonomi dengan negara-negara lain.
Pertemuan tersebut juga menjadi perhatian karena kondisi dan aktivitas Mojtaba Khamenei selama beberapa bulan terakhir relatif jarang diketahui publik. Minimnya kemunculan sang Pemimpin Tertinggi memunculkan berbagai spekulasi mengenai kondisinya, terutama setelah ia dilaporkan mengalami luka dalam serangan sebelumnya.
Pezeshkian sendiri sebelumnya memberikan keterangan yang berbeda mengenai komunikasi dengan Mojtaba. Pada satu kesempatan, ia menyebut komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi semakin mudah. Namun, dalam perkembangan berikutnya, Pezeshkian mengatakan komunikasi dengan Mojtaba justru sangat sulit.
Dalam pertemuan terbaru tersebut, persoalan ekonomi menjadi salah satu pembahasan penting. Iran tengah menghadapi tekanan ekonomi dan membutuhkan stabilitas di sektor energi serta pengelolaan mata uang. Kondisi geopolitik dan hubungan dengan negara-negara lain juga turut memengaruhi perekonomian Teheran.
Pertemuan Pezeshkian dan Mojtaba berlangsung di tengah perkembangan situasi kawasan yang masih tegang. Iran juga tengah berupaya mencari jalan keluar terkait Selat Hormuz, jalur strategis yang sangat penting bagi perdagangan minyak dan gas dunia. Teheran sebelumnya menyatakan pembicaraan mengenai pengaturan jalur pelayaran dengan Oman telah memasuki tahap akhir, meski Iran masih menetapkan sejumlah syarat terkait Amerika Serikat.
Di sisi lain, pemerintah Iran berusaha meredam spekulasi mengenai kondisi kesehatan Mojtaba. Seorang pejabat organisasi Basij menyatakan bahwa rekaman yang memperlihatkan Mojtaba dalam berbagai aktivitas bersama pejabat militer akan dirilis pada waktu mendatang. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran masih menjalankan aktivitas pemerintahan.
Pertemuan Pezeshkian dan Mojtaba menjadi sinyal penting mengenai koordinasi kepemimpinan Iran di tengah tekanan militer, ekonomi, dan diplomatik. Ke depan, perhatian publik akan tertuju pada langkah Teheran dalam menghadapi tekanan internasional, kondisi ekonomi dalam negeri, serta upaya membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz.
Sumber: CNN Indonesia