Seo Services

Forum Intelektual Desak Pemerintah Tak Sering Gonta-ganti Kurikulum

 

JAKARTA – Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) mendesak pemerintah agar tidak terlalu sering melakukan perubahan kurikulum pendidikan. Perubahan kebijakan pendidikan dinilai perlu dilakukan secara matang, berdasarkan evaluasi dan kebutuhan peserta didik, bukan sekadar mengikuti pergantian kebijakan pemerintah.

Desakan tersebut disampaikan dalam pertemuan FIAD yang mempertemukan akademisi, guru, praktisi, pekerja, petani, serta perwakilan lembaga pendidikan dan pemerintah. Forum itu membahas sejumlah persoalan strategis yang berkaitan dengan masa depan pendidikan Indonesia, termasuk guru, kurikulum, peserta didik, proses pembelajaran, dan kelembagaan.


Persoalan kurikulum menjadi perhatian karena sistem pendidikan Indonesia telah mengalami perubahan berkali-kali. Kondisi tersebut membuat guru dan peserta didik harus terus menyesuaikan diri dengan pendekatan, materi, serta sistem pembelajaran yang baru.

Sejumlah pembahasan mengenai perjalanan kurikulum di Indonesia mencatat sedikitnya 11 kali perubahan mendasar sejak era kemerdekaan. Perubahan tersebut berlangsung dari Kurikulum 1947 hingga berbagai kebijakan kurikulum pada era Reformasi.


FIAD menilai kebijakan pendidikan seharusnya memiliki arah jangka panjang sehingga perubahan tidak membuat sekolah, guru, siswa, dan orang tua terus-menerus beradaptasi dengan sistem baru.

Selain persoalan kurikulum, forum tersebut juga membahas kebutuhan pembenahan pendidikan dasar dan menengah secara lebih luas. Pendidikan dinilai perlu dilihat dari berbagai sisi, mulai dari kualitas guru hingga proses pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas.


Sementara itu, pemerintah sebelumnya telah menyampaikan bahwa satuan pendidikan akan melakukan penyesuaian kurikulum menuju Kurikulum Merdeka sesuai ketentuan yang berlaku. Penyesuaian tersebut berkaitan dengan berakhirnya masa penerapan Kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2026/2027.

Perdebatan mengenai perubahan kurikulum pun menunjukkan pentingnya kebijakan pendidikan yang konsisten, sekaligus tetap mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.


Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.