JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta publik tidak langsung menuntut permainan sempurna dari skuad Garuda saat menghadapi Singapura pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Herdman menyebut Timnas Indonesia membutuhkan waktu untuk kembali membangun koneksi antarpemain. Sebab, sejumlah pemain yang dipanggil untuk menghadapi turnamen tersebut sudah cukup lama tidak bermain bersama.
Menurut Herdman, skuad Garuda terakhir kali tampil dengan komposisi tersebut pada jeda internasional Juni 2026. Kondisi itu membuat tim berpotensi masih terlihat kaku ketika menjalani pertandingan pertama.
"Anda tidak bisa mengumpulkan sebuah tim setelah tiga bulan dan berharap mereka langsung bermain seperti Rolls-Royce. Akan ada sedikit kekakuan dalam beberapa momen dan kami harus melewatinya," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Pelatih asal Inggris itu mengatakan fokus utama tim pada laga awal adalah membangun kembali koneksi serta menjalankan kerangka taktik yang telah disiapkan. Para pemain juga diminta tidak frustrasi jika koordinasi belum berjalan maksimal sejak menit awal.
Meski demikian, Herdman melihat suasana di dalam skuad tetap positif. Ia menilai para pemain memiliki kemampuan untuk kembali menyatu dengan cepat dan menunjukkan identitas permainan Indonesia.
"Kami harus mengelola rasa frustrasi pada pertandingan pertama," kata Herdman.
Ia juga menekankan bahwa Timnas Indonesia harus tetap fokus menjalankan tugas masing-masing selama pertandingan. Menurutnya, apabila para pemain mampu mencapai level permainan yang diharapkan, kualitas individu yang dimiliki skuad Garuda dapat menjadi modal penting.
FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali menunjukkan perkembangan di bawah arahan Herdman. Indonesia tergabung di Grup A Divisi 1 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Timnas Indonesia akan mengawali perjuangannya dengan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026). Setelah itu, Indonesia dijadwalkan bertemu Malaysia pada Senin (28/9/2026), kemudian menghadapi Bangladesh pada Kamis (1/10/2026).
Tiga pertandingan fase grup tersebut akan menjadi kesempatan bagi Herdman dan para pemain untuk membangun kembali chemistry sekaligus mematangkan permainan tim.
Sumber: CNN Indonesia