Seo Services

Menteri Israel Serukan Perang di Tepi Barat seperti Gaza

 

JAKARTA – Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich kembali menjadi sorotan setelah menyerukan agar operasi militer di Tepi Barat dilakukan seperti yang dilakukan Israel di Jalur Gaza.
Pernyataan tersebut disampaikan Smotrich dalam wawancara dengan media Israel Ynet yang diterbitkan pada Minggu (27/9/2026). Ia menggunakan istilah “Yudea dan Samaria” untuk menyebut wilayah Tepi Barat.

Smotrich mengatakan Israel perlu melakukan operasi militer di Tepi Barat dengan tujuan menghancurkan infrastruktur kelompok bersenjata. Ia juga menyerukan pembubaran Otoritas Palestina (PA) yang memiliki kendali terbatas di sejumlah wilayah Tepi Barat.
Menurut Smotrich, Israel harus memastikan tidak ada kelompok bersenjata, senjata maupun terowongan yang dapat digunakan untuk melakukan serangan. Seruan tersebut muncul ketika ketegangan dan kekerasan di Tepi Barat terus meningkat.

Situasi di wilayah tersebut juga diwarnai pembatasan pergerakan warga Palestina serta meningkatnya serangan oleh pemukim Israel. Data yang dikutip dari laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menunjukkan lebih dari 1.330 serangan pemukim terhadap warga Palestina tercatat sejak Januari hingga 20 Juli 2026.
Selain soal Tepi Barat, Smotrich juga diketahui menyerukan perluasan kendali Israel atas sejumlah wilayah, termasuk Gaza dan Lebanon selatan. Pernyataan tersebut mendapat kecaman dari pihak Palestina yang menilai kebijakan semacam itu dapat semakin memperburuk kondisi kawasan.

Seruan Smotrich menambah perhatian internasional terhadap perkembangan di Tepi Barat, terutama karena wilayah tersebut telah mengalami peningkatan kekerasan sejak perang di Gaza pecah pada Oktober 2023.

Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.