Seo Services

Pelican, Senjata Misterius Ukraina yang Hantam Kilang Rusia

 

JAKARTA – Ukraina menggunakan sejumlah senjata jarak jauh dalam serangan besar-besaran ke wilayah Rusia pada Minggu (20/9/2026). Salah satu yang menjadi perhatian adalah senjata bernama Pelican, yang hingga kini masih menjadi teka-teki karena belum ada kepastian apakah senjata tersebut merupakan rudal atau drone.

Nama Pelican mencuat setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut senjata tersebut sebagai salah satu sistem yang digunakan dalam serangan ke wilayah Moskow. Serangan itu juga menyasar fasilitas penting Rusia, termasuk sektor industri minyak dan logistik.


Pelican kemudian dikaitkan dengan FP-7, rudal balistik taktis yang dikembangkan perusahaan pertahanan Ukraina, Fire Point. Sebelumnya, Fire Point menyebut FP-7 memiliki kemampuan menyerang target hingga sekitar 200 kilometer dan membawa hulu ledak dengan bobot hingga 150 kilogram. Namun, belum ada konfirmasi resmi bahwa FP-7 merupakan senjata yang dimaksud sebagai Pelican.

Kebingungan semakin besar setelah laporan lain menyebut Pelican justru merupakan drone tipe pesawat yang digunakan untuk serangan satu arah. Laporan tersebut menyatakan tidak ada informasi rinci mengenai spesifikasi maupun kemampuan drone Pelican.


Lembaga Institute for the Study of War (ISW) juga mencatat adanya perbedaan laporan mengenai identitas Pelican. Sejumlah sumber mengaitkannya dengan rudal FP-7, sementara sumber lain menyebutnya sebagai drone serang. ISW menyatakan belum dapat memverifikasi secara independen apakah rudal balistik FP-7 benar-benar digunakan dalam serangan tersebut.

Serangan pada 20 September itu menjadi salah satu operasi jarak jauh Ukraina yang menargetkan wilayah Rusia. Selain Pelican, Zelenskyy menyebut sejumlah sistem lain digunakan, termasuk drone serang jarak jauh dan rudal jelajah Flamingo.


Dengan informasi yang masih terbatas, Pelican saat ini masih menjadi salah satu senjata Ukraina yang identitas dan spesifikasinya belum sepenuhnya terungkap. Perbedaan laporan mengenai apakah Pelican merupakan rudal atau drone membuat kemampuan sebenarnya dari senjata tersebut masih menjadi perhatian analis pertahanan.


Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.