RIYADH – Pemerintah Arab Saudi kembali mengeluarkan peringatan potensi bahaya di sejumlah wilayah, termasuk Kota Mekkah dan Jeddah, pada Kamis (24/9/2026). Peringatan tersebut disampaikan melalui sistem peringatan dini nasional di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan.
Pertahanan Sipil Arab Saudi menyebut peringatan dikeluarkan untuk memberi tahu masyarakat mengenai adanya potensi bahaya. Selain Mekkah dan Jeddah, peringatan serupa juga mencakup wilayah Taif, Tabuk, serta Yanbu di kawasan Laut Merah.
Peringatan tersebut muncul hanya beberapa hari setelah otoritas Saudi sebelumnya juga mengeluarkan peringatan serupa. Pada 15 September, masyarakat di Mekkah, Jeddah dan Taif telah diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti instruksi keselamatan dari pemerintah.
Jenis ancaman dalam peringatan terbaru itu tidak dijelaskan secara rinci oleh otoritas Saudi. Namun, laporan media internasional menyebut peringatan semacam itu biasanya berkaitan dengan potensi ancaman rudal atau drone.
Masyarakat yang menerima peringatan diminta tetap tenang dan segera mencari tempat aman. Warga dianjurkan berada di dalam bangunan atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela, balkon maupun atap hingga situasi dinyatakan aman.
Bagi masyarakat yang sedang berada di luar ruangan, mereka diminta segera masuk ke bangunan terdekat atau mencari perlindungan di balik penghalang yang kokoh. Pengendara juga diimbau menepi dan menjauhi jembatan serta gedung-gedung tinggi.
Peringatan tersebut kemudian dinyatakan berakhir beberapa menit setelah dikeluarkan di sejumlah wilayah. Meski demikian, otoritas Saudi tetap meminta masyarakat mengikuti informasi dan instruksi resmi demi keselamatan.
Situasi ini terjadi ketika ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman masih menjadi perhatian. Dalam beberapa pekan terakhir, otoritas Saudi telah beberapa kali mengeluarkan peringatan keamanan di sejumlah wilayah kerajaan.
Sebelumnya, pada 18 September, Pertahanan Sipil Saudi juga mengeluarkan peringatan potensi bahaya di beberapa wilayah, termasuk Jeddah dan Taif. Saat itu, otoritas tidak menjelaskan secara spesifik jenis ancaman yang dimaksud.
Kota Mekkah menjadi wilayah yang mendapat perhatian khusus karena merupakan lokasi Masjidil Haram dan Ka'bah. Pemerintah Saudi pun secara berkala mengingatkan masyarakat dan jamaah untuk mengikuti arahan keamanan apabila sistem peringatan dini diaktifkan.
Sumber: CNN Indonesia