SIBERIA – Serangkaian serangan beruang cokelat terjadi di wilayah Siberia, Rusia. Sedikitnya tujuh orang tewas dalam kurun waktu satu bulan akibat serangan satwa liar tersebut, membuat situasi di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.
Korban terbaru merupakan seorang perempuan berusia 51 tahun di Desa Voznesenka, wilayah Krasnoyarsk. Ia tewas setelah berusaha mengusir seekor beruang yang masuk ke halaman rumah dan mendekati kandang tempat ia memelihara hewan. Beruang tersebut kemudian ditembak mati oleh tetangga korban.
Laporan Reuters yang dikutip CNN Indonesia menyebutkan, sejumlah korban lainnya di Krasnoyarsk termasuk seorang pria berusia 39 tahun yang bekerja sebagai penebang kayu serta dua perempuan yang sedang mencari jamur di hutan.
Serangan serupa juga terjadi di wilayah Siberia lainnya. Seorang pensiunan di wilayah Irkutsk tewas setelah diserang beruang ketika mencari jamur. Dua pria lainnya juga menjadi korban saat sedang mencari tanaman liar di kawasan hutan.
Kasus serangan beruang bahkan terjadi di wilayah Altai pada Agustus lalu. Seekor beruang menyerang dua wisatawan yang sedang berada di dalam tenda. Seorang perempuan berusia 29 tahun tewas setelah diseret keluar dari tenda oleh beruang tersebut.
Di wilayah Tuva, pelatih hoki es Alexander Kuzmenko juga dilaporkan tewas akibat serangan beruang ketika sedang memancing.
Meningkatnya kejadian tersebut memunculkan perhatian terhadap kondisi populasi beruang di Rusia. Data Kementerian Sumber Daya Alam Rusia menunjukkan jumlah beruang cokelat di negara itu kini mendekati 308 ribu ekor, lebih dari dua kali lipat dibandingkan sekitar 130 ribu ekor pada 1990.
Meski demikian, Kementerian Lingkungan Hidup Rusia menyatakan jumlah serangan beruang secara nasional masih berada pada kisaran 20-30 kasus per tahun. Pemerintah juga menyebut penyebaran informasi melalui media sosial membuat rangkaian kejadian tersebut semakin cepat diketahui masyarakat.
Sejumlah ahli mengaitkan meningkatnya konflik manusia dan beruang dengan perubahan iklim serta aktivitas manusia di habitat satwa tersebut. Di sisi lain, otoritas setempat juga menghadapi sorotan terkait upaya pengendalian populasi dan pencegahan beruang masuk ke kawasan permukiman.
Serangkaian serangan ini membuat warga di sejumlah wilayah Siberia semakin waspada, terutama mereka yang beraktivitas di kawasan hutan untuk mencari jamur, tanaman liar, maupun melakukan pekerjaan lainnya.
Sumber: CNN Indonesia dan Reuters.