Seo Services

Taipan Tung Chee-hwa Meninggal Dunia


HONG KONG – Tung Chee-hwa, taipan sekaligus pemimpin pertama Hong Kong setelah wilayah tersebut kembali berada di bawah kekuasaan China, meninggal dunia pada usia 89 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan kantor Tung Chee-hwa. Ia disebut meninggal dengan tenang di tengah keluarganya. Tung dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah Hong Kong pascapengalihan kekuasaan dari Inggris kepada China pada 1997.


Tung menjabat sebagai Chief Executive pertama Hong Kong sejak 1997 hingga 2005. Ia memimpin wilayah tersebut pada periode awal penerapan prinsip "satu negara, dua sistem", yang memberikan Hong Kong tingkat otonomi tertentu setelah kembali ke China.

Sebelum terjun ke dunia politik, Tung dikenal sebagai pengusaha dan taipan di sektor pelayaran. Ia merupakan putra pengusaha pelayaran Tung Chao-yung dan pernah memimpin bisnis keluarga yang berkembang menjadi salah satu perusahaan pelayaran besar.


Masa kepemimpinan Tung berlangsung di tengah berbagai tantangan besar. Hong Kong menghadapi krisis keuangan Asia, wabah flu burung, hingga wabah SARS yang mengguncang perekonomian dan kehidupan masyarakat.

Namanya juga tidak terlepas dari kontroversi politik. Pada 2003, pemerintahannya berupaya memperkenalkan aturan keamanan nasional berdasarkan Pasal 23. Rencana tersebut memicu demonstrasi besar-besaran yang diikuti sekitar setengah juta orang. Pemerintah akhirnya menunda dan membatalkan rencana tersebut.


Popularitas Tung kemudian merosot. Pada 2005, ia mengundurkan diri dari jabatan Chief Executive dengan alasan kondisi kesehatan. Setelah meninggalkan pemerintahan Hong Kong, pengaruh politiknya tetap bertahan.

Tung kemudian menjabat sebagai wakil ketua Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC), lembaga penasihat politik tingkat nasional China. Ia juga tetap dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan Beijing.


Dalam perkembangan politik Hong Kong beberapa tahun berikutnya, Tung secara terbuka mendukung kebijakan pemerintah China, termasuk undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan di Hong Kong pada 2020.

Kepergian Tung menandai berakhirnya perjalanan salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam fase awal Hong Kong setelah berakhirnya pemerintahan Inggris. Warisannya tetap menjadi bagian dari sejarah panjang hubungan Hong Kong dengan China.


Sumber: CNN Indonesia


ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.