BATAM – Pemadaman listrik total atau blackout yang melanda Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (12/10/2026) mengganggu sejumlah layanan di Bandara Internasional Hang Nadim. Meski demikian, aktivitas penerbangan secara umum tetap berjalan, sementara petugas melakukan pemulihan fasilitas yang terdampak.
Dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (13/10/2026), Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengatakan pemadaman listrik memengaruhi sejumlah layanan terminal penumpang. Gangguan terjadi pada gerbang parkir, konter check-in, penerangan, pendingin ruangan atau AC, serta layar informasi penerbangan atau Flight Information Display System (FIDS).
Meski berbagai fasilitas mengalami gangguan, Annang memastikan penerbangan keberangkatan maupun kedatangan masih berjalan. Namun, pemadaman tersebut sempat menghambat kenyamanan dan kelancaran pelayanan bagi penumpang di terminal.
Gangguan listrik juga berdampak pada fasilitas garbarata atau aviobridge yang digunakan untuk menghubungkan terminal dengan pesawat. Akibatnya, sebagian proses pelayanan penumpang sempat mengalami kendala.
Pihak bandara kemudian mengaktifkan sistem kelistrikan cadangan dan melakukan pemulihan secara bertahap. Fasilitas yang terdampak diperiksa untuk memastikan layanan dapat kembali beroperasi secara normal.
Sementara itu, PLN Batam menyatakan terus melakukan penormalan pasokan listrik di berbagai wilayah. Pemulihan diprioritaskan pada fasilitas penting, termasuk bandara, rumah sakit, pelabuhan, dan sejumlah objek vital lainnya.
Pada Selasa (13/10), PLN Batam menyampaikan bahwa pasokan listrik kepada pelanggan terdampak telah berhasil dipulihkan. Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Namun, penyebab pasti masih ditelusuri oleh tim teknis dan pihak berwenang.
PLN Batam juga menyatakan akan memberikan kompensasi kepada pelanggan apabila gangguan memenuhi ketentuan tingkat mutu pelayanan yang berlaku. Besaran kompensasi disesuaikan dengan kategori layanan pelanggan.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga dan bisnis, tetapi juga dapat berdampak pada pelayanan fasilitas publik. Penguatan keandalan sistem kelistrikan serta kesiapan sumber daya cadangan menjadi hal penting untuk mengantisipasi gangguan serupa.
Sumber: CNN Indonesia
