Seo Services

Demokrat Kuasai Kongres AS, Bisakah Hentikan Perang Iran?

 

WASHINGTON – Partai Demokrat berhasil menguasai dua kamar Kongres Amerika Serikat (AS), yakni Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), setelah memenangi pemilu sela 2026. Kemenangan tersebut diperkirakan mengubah dinamika politik di Washington dan mempersempit ruang gerak Presiden Donald Trump, termasuk dalam mengambil keputusan terkait perang melawan Iran.

Penguasaan Kongres memberikan Demokrat kewenangan lebih besar untuk mengawasi kebijakan pemerintah, melakukan penyelidikan, serta menentukan pembahasan anggaran. Mereka berpeluang menggunakan kewenangan tersebut untuk menekan pemerintahan Trump agar membatasi atau mengakhiri keterlibatan militer AS dalam konflik Iran.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah mengajukan resolusi kewenangan perang atau membatasi pendanaan operasi militer. Demokrat juga bisa memanfaatkan pembahasan anggaran pemerintah yang dijadwalkan berakhir pada 11 Desember sebagai alat tawar untuk meminta perubahan kebijakan Trump.

Meski demikian, upaya menghentikan perang tidak akan mudah. Presiden AS masih memiliki kewenangan luas dalam menjalankan kebijakan luar negeri dan dapat menggunakan hak veto untuk menolak rancangan undang-undang yang tidak sejalan dengan kebijakannya. Untuk mengesampingkan veto tersebut, Kongres membutuhkan dukungan dua pertiga anggota di kedua kamar, jumlah yang belum dimiliki Demokrat.

Selain itu, Kongres baru yang dikuasai Demokrat baru akan mulai bekerja pada Januari 2027. Sebelum itu, para anggota masih dapat menggunakan masa sidang yang tersisa untuk memperjuangkan pembatasan pendanaan militer, termasuk melalui pembahasan anggaran pertahanan.

Sejumlah pengamat menilai kemenangan Demokrat akan membuat kebijakan perang Trump menghadapi pengawasan lebih ketat. Namun, perubahan komposisi Kongres tidak otomatis menghilangkan kewenangan presiden untuk mengambil keputusan militer. Trump masih memiliki ruang untuk menjalankan kebijakan luar negeri selama masa jabatannya.

Dengan demikian, kemenangan Demokrat berpotensi menjadi hambatan politik dan anggaran bagi kelanjutan perang Iran, tetapi belum tentu dapat menghentikan operasi militer secara langsung. Besarnya pengaruh Kongres akan bergantung pada kemampuan Demokrat memperoleh dukungan lintas partai dan menggunakan kewenangan anggaran secara efektif.


Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.