Seo Services

Drag Race Kotamobagu Berujung Maut


KOTAMOBAGU – Ajang drag race di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, berubah menjadi tragedi setelah sebuah mobil peserta kehilangan kendali dan menabrak kerumunan penonton pada Minggu (9/8/2026) sore. Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan sejumlah orang menjadi korban dan memicu kepanikan di sekitar lokasi balapan.

Kecelakaan terjadi di kawasan Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, saat salah satu peserta melaju di lintasan menuju garis finis. Setelah melewati garis finis, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali dan bergerak ke arah penonton yang berada di sisi lintasan.

Benturan keras membuat suasana yang sebelumnya dipenuhi penonton berubah menjadi kepanikan. Sejumlah korban langsung dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan pertolongan medis. Berdasarkan laporan yang berkembang, korban kemudian dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Kotamobagu.

Informasi mengenai jumlah korban sempat mengalami perkembangan. Laporan terbaru yang dihimpun dari sejumlah media menyebut sedikitnya enam orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka-luka. Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap seluruh korban.

Petugas kepolisian langsung mengamankan lokasi setelah insiden. Ajang balapan dihentikan dan area kejadian disterilkan untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti bagaimana kendaraan dapat keluar dari jalur dan menghantam penonton.

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan penyidik masih mendalami berbagai aspek dalam kejadian tersebut. Selain memeriksa kondisi kendaraan, polisi juga menelusuri kondisi lintasan, sistem pengamanan, serta aspek perizinan penyelenggaraan acara.

Pemeriksaan tersebut penting untuk mengetahui apakah kecelakaan murni terjadi akibat kendaraan kehilangan kendali atau terdapat faktor lain yang berkontribusi terhadap insiden. Polisi juga perlu memastikan apakah standar keselamatan bagi peserta dan penonton telah diterapkan dengan baik selama perlombaan.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan dalam penyelenggaraan olahraga otomotif, terutama ketika perlombaan digelar di lintasan yang berdekatan dengan area penonton. Kecepatan tinggi membuat kendaraan balap memiliki risiko besar apabila kehilangan kendali, sehingga pembatas antara lintasan dan penonton menjadi salah satu faktor keselamatan yang sangat penting.

Sementara itu, pihak penyelenggara disebut akan bertanggung jawab terhadap para korban. Penanganan korban menjadi prioritas setelah tragedi tersebut, sementara proses hukum dan penyelidikan kepolisian masih berlangsung.

Polisi hingga kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Hasil penyelidikan nantinya akan menentukan apakah terdapat unsur kelalaian maupun pelanggaran dalam penyelenggaraan drag race tersebut.

Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.