Jakarta – Presiden Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) menegaskan bahwa investasi sosial tidak lagi sekadar menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan harus menjadi strategi utama dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Dalam keterangannya, Presiden IBCSD menyampaikan bahwa perusahaan perlu mengubah cara pandang terhadap investasi sosial. Program-program yang menyasar pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian lingkungan seharusnya tidak dipandang sebagai beban biaya, tetapi sebagai investasi yang dapat memperkuat daya saing perusahaan di masa depan.
Menurutnya, dunia usaha kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketimpangan sosial, hingga tuntutan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan aspek sosial ke dalam strategi bisnis agar mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha, investor, serta pemangku kepentingan untuk membahas pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Investasi sosial dinilai dapat meningkatkan reputasi perusahaan, memperkuat hubungan dengan masyarakat, sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.
Selain memberikan dampak positif bagi masyarakat, investasi sosial juga diyakini mampu meningkatkan kepercayaan investor. Saat ini, semakin banyak lembaga keuangan dan investor global yang menjadikan penerapan ESG sebagai salah satu indikator utama dalam menilai prospek dan keberlanjutan sebuah perusahaan.
IBCSD berharap semakin banyak perusahaan di Indonesia yang menjadikan investasi sosial sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Dengan pendekatan tersebut, dunia usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Sumber: CNN Indonesia