JAKARTA — Harga Bitcoin kembali menguat dan menembus level US$86 ribu per keping pada Senin (21/9/2026). Kenaikan ini menjadi perhatian pasar karena merupakan level tertinggi Bitcoin sejak akhir Januari 2026.
Pergerakan tersebut memunculkan pertanyaan apakah periode “crypto winter” atau fase pelemahan berkepanjangan di pasar kripto mulai berakhir. Bitcoin sebelumnya sempat mengalami tekanan dan bergerak di bawah level US$80 ribu.
Penguatan terbaru juga didukung oleh meningkatnya sentimen positif di pasar aset digital. Sejumlah indikator teknikal menunjukkan perbaikan, sementara perkembangan terkait regulasi aset kripto turut menjadi perhatian investor.
Meski demikian, kenaikan harga Bitcoin belum secara otomatis memastikan berakhirnya crypto winter. Pasar masih menghadapi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga, termasuk kebijakan suku bunga, kondisi ekonomi global, arus dana ETF Bitcoin, serta perkembangan regulasi di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Bitcoin juga sempat menguat sekitar 26% dari kisaran US$62.700 hingga menembus US$81 ribu sebelum kembali mengalami koreksi.
Dengan Bitcoin kini kembali berada di kisaran US$86 ribu, pelaku pasar masih mencermati apakah penguatan ini mampu bertahan dan menjadi awal dari tren kenaikan yang lebih panjang.
Sumber: CNN Indonesia