JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali mengoperasikan enam trainset KRL iE305/CLI-225 buatan PT Industri Kereta Api (INKA) setelah menjalani rangkaian pemeriksaan dan perawatan.
Dari total tujuh trainset KRL buatan INKA yang sebelumnya menjalani perawatan, enam rangkaian kini telah dinyatakan selesai menjalani pemeriksaan dan kembali melayani masyarakat. Sementara satu trainset lainnya masih dalam tahap penyelesaian perawatan.
Perawatan dilakukan secara bertahap dengan pemeriksaan terhadap sistem dan berbagai komponen teknis. Setelah proses tersebut selesai, setiap rangkaian juga menjalani pengujian untuk memastikan kereta memenuhi standar keselamatan dan keandalan sebelum kembali dioperasikan.
Kepala Humas KAI Anne Purba mengatakan percepatan perawatan dilakukan untuk menjaga kesiapan armada Commuter Line Jabodetabek. Menurutnya, KAI bersama INKA terus berkoordinasi agar seluruh rangkaian dapat segera kembali mendukung pelayanan penumpang.
Enam rangkaian tersebut digunakan untuk mendukung operasional Commuter Line Bogor, salah satu jalur dengan tingkat mobilitas penumpang yang tinggi. Sepanjang Januari-Agustus 2026, Bogor Line melayani sekitar 105,7 juta pelanggan, atau rata-rata sekitar 435 ribu pelanggan per hari.
Kembalinya enam KRL tersebut menjadi penting untuk menjaga kapasitas layanan, terutama pada jam sibuk. Dengan tambahan armada, KAI dapat lebih leluasa mengatur perjalanan dan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang menggunakan KRL setiap hari.
Sebelumnya, tujuh trainset KRL iE305/CLI-225 ditarik untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan setelah ditemukan persoalan pada salah satu komponen. KAI dan INKA kemudian melakukan pengecekan menyeluruh sebelum rangkaian dikembalikan ke layanan.
KAI menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Setiap trainset hanya dapat kembali digunakan setelah seluruh tahapan pemeriksaan dan pengujian dinyatakan memenuhi persyaratan.
Sementara itu, proses perawatan terhadap satu trainset yang tersisa masih terus dilakukan. KAI dan INKA menargetkan rangkaian tersebut dapat segera menyusul setelah seluruh pemeriksaan selesai.
Dengan beroperasinya kembali enam KRL produksi dalam negeri tersebut, ketersediaan armada Commuter Line Jabodetabek diharapkan semakin kuat di tengah tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat.
Sumber: CNN Indonesia