Seo Services

8 Fakta Kebakaran KMP Batumandi di Merak, 420 Penumpang Selamat

 

CILEGON – Kebakaran melanda Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi saat hendak bersandar di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026) sore. Sebanyak 420 penumpang dan 40 awak kapal berhasil dievakuasi. Sebelas orang dilaporkan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Insiden tersebut menjadi perhatian setelah asap hitam pekat membubung dari kapal di perairan sekitar Merak. Berikut sejumlah fakta penting terkait kebakaran KMP Batumandi.


1. Kebakaran Terjadi Saat Kapal Hendak Bersandar


KMP Batumandi sedang melakukan perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Cilegon. Kapal bertolak pada siang hari dan mengalami kebakaran ketika memasuki alur penyeberangan Merak.

Menurut informasi dari otoritas terkait, laporan keadaan darurat diterima sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, kapal sedang melakukan manuver untuk bersandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak.


2. Api Terlihat di Bagian Belakang Kapal


Berdasarkan keterangan awal PT ASDP Indonesia Ferry, percikan api terlihat di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.

Asap kemudian membesar dan terlihat dari kejauhan. Namun, lokasi awal munculnya api tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama kebakaran. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui sumber api dan kronologi lengkap kejadian.


3. Penumpang Sempat Mendengar Ledakan


Sejumlah penumpang menceritakan bahwa kebakaran diawali dengan munculnya asap hitam yang disertai suara ledakan. Salah satu penumpang mengatakan suara ledakan terdengar sebelum situasi di dalam kapal menjadi panik.

Kesaksian penumpang tersebut menjadi salah satu informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. Meski demikian, penyebab ledakan maupun kaitannya dengan kebakaran masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan petugas berwenang.


4. Sebanyak 460 Orang Berhasil Dievakuasi


Berdasarkan data yang disampaikan petugas, terdapat 420 penumpang dan 40 awak kapal di KMP Batumandi. Seluruhnya berhasil dievakuasi dengan bantuan tim SAR gabungan dan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Penumpang dipindahkan ke kapal lain untuk dibawa ke tempat yang lebih aman. Petugas juga melakukan pendataan guna memastikan tidak ada orang yang tertinggal di kapal.


5. Sebanyak 11 Orang Dibawa ke Rumah Sakit


Sebelas orang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis setelah insiden tersebut. Petugas kesehatan turut memeriksa kondisi penumpang yang telah dievakuasi.

Penanganan dilakukan untuk memastikan penumpang yang mengalami gangguan kesehatan memperoleh pertolongan. Sementara itu, pendataan terus dilakukan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal yang selamat.


6. Kapal Mengangkut 89 Kendaraan


Selain ratusan penumpang, KMP Batumandi juga mengangkut 89 unit kendaraan ketika kebakaran terjadi. Kendaraan tersebut berada di dalam kapal yang melayani penyeberangan antara Bakauheni dan Merak.

Insiden ini berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik kendaraan maupun barang yang berada di dalamnya. Pendataan diperlukan untuk mengetahui kondisi kendaraan serta barang milik penumpang yang terdampak.


7. Tim Gabungan Dikerahkan untuk Evakuasi


Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, otoritas pelabuhan, kepolisian, serta kapal-kapal pendukung. Vessel Traffic Service (VTS) Merak juga berperan dalam menyampaikan informasi keadaan darurat dan mengoordinasikan bantuan.

Berdasarkan laporan otoritas pelabuhan, KMP Royce 1 melaporkan pada pukul 16.56 WIB bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah dievakuasi ke kapal tersebut. Koordinasi dilakukan untuk mendukung proses penyelamatan dan penanganan di perairan sekitar Merak.


8. Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki


Hingga Rabu (21/10/2026), penyebab pasti kebakaran KMP Batumandi masih dalam penyelidikan. Polisi dan pihak terkait perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan titik awal kebakaran serta faktor yang menyebabkan api membesar.

ASDP menyatakan akan mendukung proses pemeriksaan yang dilakukan pihak berwenang. Penanganan juga mencakup pendataan penumpang terdampak dan evaluasi kondisi kapal setelah api berhasil dikendalikan.

Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap keselamatan pelayaran, khususnya kesiapan menghadapi keadaan darurat saat kapal membawa banyak penumpang dan kendaraan. Pemeriksaan menyeluruh diharapkan dapat mengungkap penyebab kebakaran sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi layanan penyeberangan.


Sumber: CNN Indonesia

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.