Seo Services

Koordinator BEM UI Dikeroyok di Tebet, Polisi Usut

 

JAKARTA – Koordinator Sosial dan Politik BEM Universitas Indonesia (UI), Hafidz Hernanda, diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Polisi turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut meski korban disebut belum membuat laporan resmi.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIB di kawasan Tebet Barat Dalam IX. Saat kejadian, Hafidz disebut sedang mengendarai sepeda motor.


Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga dibuntuti sebelum kemudian diserang. Pelaku disebut menendang Hafidz hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motor. Setelah terjatuh, korban diduga kembali dipukul dan mengalami kekerasan fisik.

Identitas maupun motif pelaku hingga kini belum diketahui. Informasi mengenai dugaan perampasan telepon seluler juga beredar, tetapi hal tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman polisi.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihak kepolisian telah mengetahui informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut. Polisi menyatakan tetap melakukan penyelidikan sembari menunggu laporan resmi dari korban.

Polisi akan mengumpulkan barang bukti serta mendalami kronologi kejadian untuk mengungkap siapa saja yang terlibat. Polda Metro Jaya juga mengimbau korban atau pihak terkait membuat laporan agar proses penanganan perkara dapat dilakukan secara lebih optimal.


Sementara itu, Universitas Indonesia memberikan pendampingan kepada Hafidz. Pihak kampus telah berkomunikasi dengan korban, keluarga, dan pengurus BEM UI untuk memastikan kondisi serta kebutuhan korban setelah kejadian.

UI memberikan pendampingan dalam tiga aspek, yakni pengobatan dan pemulihan, proses pelaporan serta penanganan perkara kepada kepolisian, dan konsultasi hukum. Kampus juga menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap mahasiswa tidak dapat dibenarkan.


UI menyerahkan pengungkapan fakta kasus kepada aparat penegak hukum dan menyatakan akan terus mengawal prosesnya. Kampus berharap penyelidikan berlangsung cepat, profesional, dan tuntas sehingga motif serta pelaku penyerangan dapat diketahui.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian karena Hafidz merupakan pengurus organisasi mahasiswa di UI. Polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk memastikan apakah penyerangan tersebut merupakan tindak kriminal biasa atau terdapat motif lain di baliknya.


Sumber: CNN Indonesia.

ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.