Bogor, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kalah 0-3 pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari. Meski lebih dominan dalam penguasaan bola, skuad Garuda gagal memanfaatkan peluang, sementara Vietnam tampil sangat efektif di depan gawang.
Secara statistik, Indonesia mencatat penguasaan bola lebih tinggi dibanding Vietnam. Tim asuhan John Herdman juga unggul dalam jumlah operan serta akurasi umpan. Namun, dominasi tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal. Sementara itu, Vietnam mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki dengan sangat baik.
Vietnam membuka keunggulan sejak awal pertandingan melalui gol cepat yang membuat Indonesia berada di bawah tekanan. Keunggulan dua gol dalam 15 menit pertama membuat Vietnam lebih leluasa menerapkan strategi bertahan sambil mengandalkan serangan balik yang efektif.
Pada babak kedua, Indonesia berupaya meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi tidak mampu menembus pertahanan rapat Vietnam. Sebaliknya, Vietnam kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan telak 3-0.
Kekalahan tersebut menjadi evaluasi penting bagi Timnas Indonesia, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi lini belakang. Meski mampu menguasai jalannya pertandingan dalam beberapa fase, Garuda gagal mengimbangi efisiensi Vietnam dalam memanfaatkan peluang.
Hasil ini membuat persaingan di Grup A semakin ketat. Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke semifinal, tetapi harus meraih hasil maksimal pada laga terakhir sambil berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada skuad Garuda.
Sumber: detikSport