JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) baru Suahasil Nazara langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah besar setelah dipercaya memimpin Kementerian Keuangan. Tantangan tersebut berkaitan dengan kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pengelolaan utang, hingga menjaga kepercayaan terhadap kondisi fiskal Indonesia.
Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Setelah dilantik, ia menegaskan bahwa APBN harus tetap sehat dan kredibel sekaligus mampu mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
Salah satu perhatian utama adalah menjaga kondisi fiskal agar tetap terkendali. Suahasil menyampaikan komitmen untuk mempertahankan defisit APBN di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sejumlah pekerjaan rumah pun disebut menanti Suahasil. Di antaranya menjaga kredibilitas dan kesehatan APBN, mengelola kebijakan fiskal agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan transparan dan akuntabel.
Tantangan lainnya datang dari kondisi ekonomi global dan domestik yang terus berubah. Pergerakan nilai tukar, kondisi perdagangan dunia, harga komoditas, hingga dinamika perekonomian global dapat memengaruhi ruang gerak kebijakan fiskal pemerintah.
Karena itu, kebijakan yang diambil Kementerian Keuangan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan program pemerintah tetap mendapatkan dukungan anggaran.
Suahasil juga dituntut mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan belanja pemerintah dan kemampuan negara dalam mengelola penerimaan. Pengelolaan anggaran yang tepat diperlukan agar program prioritas tetap berjalan tanpa mengabaikan kesehatan APBN dalam jangka panjang.
Dengan berbagai tantangan tersebut, masa awal Suahasil sebagai Menkeu akan menjadi periode penting dalam menentukan arah kebijakan fiskal Indonesia. Fokus terhadap kredibilitas APBN, pengelolaan defisit, serta transparansi keuangan negara menjadi sejumlah isu yang akan mendapat perhatian.
Sumber: CNN Indonesia